"Tugas ini bukan tugas yang ringan — namun dengan tekad kuat dan dukungan masyarakat, saya yakin dapat menjalankannya dengan baik."
Politisi Golkar Jawa Barat yang mencatat sejarah sebagai perempuan pertama memimpin DPRD Kabupaten Cianjur. Pengusaha, pemimpin, dan pejuang aspirasi rakyat — dari akar hingga realisasi nyata.
Ir. Hj. Metty Triantika, M.T. adalah putri dari almarhum H. Zainal Abidin, mantan Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur dan anggota DPRD Cianjur. Politik bukan sekadar pilihan karier baginya — ia adalah warisan dan amanah.
Kini menjabat Ketua DPRD Kabupaten Cianjur periode 2024–2029, Teh Metty juga aktif sebagai Wakil Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat (2025–2030) serta Ketua DPD Pengajian Al Hidayah Jawa Barat.
"Dengan semangat kebersamaan, kita bisa menghadirkan manfaat pembangunan yang merata, mencapai kemandirian, dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan."— Hj. Metty Triantika, M.T.
Amanah provinsi setelah mengemban Bendahara Umum DPD Golkar Jabar 2020–2025.
Perempuan pertama dalam sejarah memimpin DPRD Cianjur. Menggagas program "Dewan Cepat Tanggap".
Memimpin tata kelola keuangan dan memperkuat basis partai di Jawa Barat.
Merintis karier di dunia usaha sejak muda, membangun kemampuan manajerial dan jaringan nasional.
Program resmi yang dicanangkan saat pelantikan Oktober 2024 — menampung dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat Cianjur sekaligus mengawasi kinerja eksekutif Pemkab.
Metty berharap kehadirannya menjadi inspirasi bagi lebih banyak perempuan untuk terlibat aktif dalam politik dan pembangunan daerah. (Sambutan pelantikan, Oktober 2024)
Menjabat sebagai Ketua DPD Pengajian Al Hidayah Provinsi Jawa Barat — memperluas jangkauan komunikasi dengan berbagai lapisan masyarakat.
Reses aktif menjangkau desa-desa di Dapil IV — hasilnya antara lain pembangunan Puskesmas di Desa Kademangan, Kecamatan Mande yang telah terealisasi.
"Budaya adalah rumah bersama." — Metty menutup reses Mei 2026 dengan pagelaran wayang golek dan membina Sanggar Kuta Laras Ciranjang di daerah pemilihannya.
Gerakan relawan sosial yang mendistribusikan air bersih untuk warga terdampak kekeringan di Ciranjang, Bojongpicung, dan pelosok Cianjur (2023).
Dilantik Oktober 2024 sebagai Ketua DPRD pertama perempuan dalam sejarah Kabupaten Cianjur — tonggak bersejarah bagi demokrasi lokal.
Mendapat penghargaan dari PK Golkar Sukaluyu atas keberhasilan reses yang menghasilkan realisasi konkret untuk masyarakat.
Dipercaya posisi strategis di tingkat provinsi setelah membuktikan kepemimpinan solid selama lima tahun sebelumnya.
Memimpin distribusi air bersih darurat lewat "Teh Metty Peduli" untuk warga terdampak kekeringan di pelosok Cianjur.
Sampaikan aspirasi dan kebutuhan pembangunan daerah Anda langsung kepada Ketua DPRD Kabupaten Cianjur melalui kanal resmi berikut.